KAREBA MAKASAR.COM – Komisi disiplin PSSI merilis sejumlah hukuman yang ditemukan dalam dua pekan terakhir Liga 1 2024-2025, laga Persija Vs Persebaya paling banyak denda.
Komdis PSSI merilis sejumlah hukuman untuk pertandingan-pertandingan Liga 1 yang baru dilangsungkan setelah libur Idul Fitri dan jeda internasional.
Hasilnya, laga Persija Vs Persebaya yang dilaksanakan pada 12 April 2025 mendapat paling banyak denda.
Sebanyak dua kali sidang Komdis PSSI dilakukan pada tanggal 8 dan 16 April 2025.
Bek timnas Indonesia, Muhammad Ferarri mendapat tambahan larangan bermain satu pertandingan usai mendapat kartu merah saat Persija kalah 0-1 dari Madura United pada 6 April 2025.
Ferarri sudah menjalani larangan dua kali bermain akibat straight red card yang diterimanya saat Persija lawan Persebaya dan Persik.
Artinya pemain yang akan bergabung ASEAN All-Stars ini akan absen di laga lawan Semen Padang pada 27 April 2025.
Selain itu, Ferarri juga harus membayarkan denda Rp 10 juta.
Di sisi lain, laga panas Persija Jakarta Vs Persebaya Surabaya juga menghasilkan banyak denda.
Komdis resmi menghukum Panpel Persija Jakarta akibat gagal mengantisipasi kehadiran Suporter tim lawan.
Persija kembali harus membayar Rp 25 juta untuk hal ini.
Persebaya sebagai tim tamu juga didenda dengan jumlah uang serupa karena gagal mengantisipasi suporternya hadir di laga tandang.
Selain itu, Persebaya juga mendapat tambahan denda Rp 50 juta karena ada 6 pemainnya yang mendapat kartu kuning dalam laga ini.
*Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI, Tanggal 8 April 2025
1. Sdr. Muhammad Ferarri (pemain Tim Persija Jakarta)
– Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2024/2025
– Pertandingan: Madura United FC vs Persija Jakarta
– Tanggal Kejadian: 06 April 2025
– Jenis Pelanggaran: menghalangi tim lawan mencetak gol serta mendapatkan kartu merah langsung.
– Hukuman: tambahan larangan bermain sebanyak 1 pertandingan; denda Rp.10.000.000,-
*Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI, Tanggal 16 April 2025
1. Tim Dewa United FC
– Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2024/2025
– Pertandingan: Bali United FC vs Dewa United FC
– Tanggal Kejadian: 10 April 2025
– Jenis Pelanggaran: dalam pertandingan tersebut ada 5 orang pemain yang mendapatkan kartu kuning
– Hukuman: denda Rp. 50.000.000,-
2. Sdr. Farid (Ofisial Tim Borneo FC Samarinda)
– Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2024/2025
– Pertandingan: Borneo FC Samarinda vs Persib Bandung
– Tanggal Kejadian: 11 April 2025
– Jenis Pelanggaran: melakukan protes berlebihan dengan menghadang wasit setelah pertandingan saat wasit keluar dari lapangan menuju lorong ruang ganti wasit
– Hukuman: teguran keras
3. Panitia Pelaksana Pertandingan Persija Jakarta
– Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2024/2025
– Pertandingan: Persija Jakarta vs Persebaya Surabaya
– Tanggal Kejadian: 12 April 2025
– Jenis Pelanggaran: gagal mengantisipasi kehadiran suporter Persebaya Surabaya
– Hukuman: denda Rp. 25.000.000,-
4. Klub Persebaya Surabaya
– Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2024/2025
– Pertandingan: Persija Jakarta vs Persebaya Surabaya
– Tanggal Kejadian: 12 April 2025
– Jenis Pelanggaran: adanya suporter Persebaya Surabaya sebagai suporter klub tamu yang hadir dalam pertandingan.
– Hukuman: denda Rp. 25.000.000,-
5. Tim Persebaya Surabaya
– Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2024/2025
– Pertandingan: Persija Jakarta vs Persebaya Surabaya
– Tanggal Kejadian: 12 April 2025
– Jenis Pelanggaran: dalam pertandingan tersebut ada 6 orang pemain yang mendapatkan kartu kuning.
– Hukuman: denda Rp. 50.000.000,-
Artikel ini telah terbit di BOLASPORT.COM – Komisi disiplin PSSI merilis sejumlah hukuman yang ditemukan dalam dua pekan terakhir Liga 1 2024-2025, laga Persija Vs Persebaya paling banyak denda.



