Search
Close this search box.

Mahasiswa UMI Teliti Integrasi Struktur Atap dan Panel Surya untuk Optimalkan Energi Kampus

KAREBAMAKASSAR.COM —Mahasiswa Universitas Muslim Indonesia Fakultas Teknik tengah melakukan penelitian mengenai integrasi
struktur atap gedung dengan pemanfaatan energi surya sebagai upaya mengoptimalkan potensi energi terbarukan pada bangunan
kampus.

Penelitian berjudul “Analisis Integrasi Variasi Struktur Atap Gedung Kampus terhadap Beban Struktur dan Efisiensi
Energi Panel Surya” ini mengkaji bagaimana perbedaan bentuk dan kemiringan atap dapat memengaruhi potensi pemanfaatan
energi matahari sekaligus kondisi pembebanan pada struktur bangunan.

Penelitian tersebut dilakukan dengan menganalisis beberapa variasi struktur atap untuk memperoleh gambaran mengenai
konfigurasi yang paling optimal dalam mendukung pemasangan panel surya. Analisis tidak hanya mempertimbangkan besarnya
potensi energi yang dapat diperoleh, tetapi juga memperhatikan pengaruh penambahan panel surya terhadap struktur atap.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa melakukan sejumlah tahapan penelitian, mulai dari studi literatur, observasi kondisi
gedung, pengukuran dan dokumentasi, pengumpulan serta pengolahan data, pemodelan struktur, penentuan parameter
simulasi, hingga analisis dan validasi hasil.

Data kondisi gedung yang diperoleh melalui observasi kemudian digunakan sebagai dasar dalam penyusunan model penelitian.
Selanjutnya, variasi struktur atap dianalisis untuk melihat perbedaan potensi penerimaan energi surya serta respons struktur
terhadap beban panel surya.

Andi Sitti Khadijah, selaku ketua tim, menjelaskan bahwa penelitian ini berupaya melihat hubungan antara desain struktur
bangunan dan pemanfaatan energi surya secara lebih terintegrasi.

“Penelitian ini tidak hanya melihat potensi energi yang dapat dihasilkan panel surya, tetapi juga mempertimbangkan bagaimana
pemasangannya berpengaruh terhadap struktur atap dan juga orientasi bangunan dalam optimalisasi penerimaan radiasi matahari
pada bangunan kampus. Dengan membandingkan beberapa variasi atap, kami ingin mengetahui konfigurasi yang paling optimal dari kedua aspek tersebut,” ujarnya.

Menurutnya, hasil penelitian diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pengembangan konsep bangunan kampus
yang mampu memanfaatkan potensi energi surya dengan tetap memperhatikan aspek struktur.

Dosen pendamping, Dr. Ir. Ritnawati, S.T., M.T., mengatakan bahwa kajian mengenai integrasi struktur bangunan dan energi
terbarukan penting dikembangkan seiring meningkatnya kebutuhan terhadap bangunan yang lebih efisien dalam penggunaan
energi.

“Pendekatan yang menggabungkan aspek struktur dan energi terbarukan dapat memberikan perspektif yang lebih menyeluruh
dalam perencanaan bangunan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi salah satu kontribusi mahasiswa dalam mengembangkan
konsep bangunan kampus yang lebih efisien dan berkelanjutan,” jelasnya.

Saat ini penelitian telah memasuki tahap analisis dan validasi hasil simulasi. Hasil dari setiap variasi struktur atap selanjutnya
dibandingkan untuk menentukan konfigurasi yang memiliki performa paling optimal berdasarkan potensi energi surya dan aspek
pembebanan struktur.

Penelitian ini merupakan bagian dari Program Kreativitas Mahasiswa – Riset Eksakta (PKM-RE) yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan penelitian dengan tema penguatan pendidikan, sains, dan teknologi.

Melalui penelitian tersebut, mahasiswa berharap hasil kajian dapat memberikan gambaran mengenai peluang integrasi desain
struktur atap dengan sistem energi surya pada bangunan kampus serta menjadi referensi awal untuk pengembangan bangunan
yang lebih mendukung pemanfaatan energi terbarukan.(*)

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
WhatsApp