<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>OJK: Kinerja Sektor Jasa Keuangan di Indonesia Stabil &#8211; Kareba Makassar</title>
	<atom:link href="https://www.karebamakassar.com/tag/ojk-kinerja-sektor-jasa-keuangan-di-indonesia-stabil/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.karebamakassar.com</link>
	<description>Situs Berita Terbaru &#38; Teraktual</description>
	<lastBuildDate>Mon, 13 May 2024 22:54:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.karebamakassar.com/wp-content/uploads/2024/02/favicon-150x150.png</url>
	<title>OJK: Kinerja Sektor Jasa Keuangan di Indonesia Stabil &#8211; Kareba Makassar</title>
	<link>https://www.karebamakassar.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Geopolitik Global Memanas, OJK: Kinerja Sektor Jasa Keuangan di Indonesia Stabil</title>
		<link>https://www.karebamakassar.com/2749/geopolitik-global-memanas-ojk-kinerja-sektor-jasa-keuangan-di-indonesia-stabil/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 May 2024 22:54:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Geopolitik Global Memanas]]></category>
		<category><![CDATA[OJK: Kinerja Sektor Jasa Keuangan di Indonesia Stabil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.karebamakassar.com/?p=2749</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, KAREBAMAKASSAR.COM &#8212; Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kinerja sektor jasa keuangan di Indonesia terbilang stabil. Mengingat ada gejolak ekonomi yang terdampak dari memanasnya geopolitik global. Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar mengatakan, kinerja tersebut masih terpantau stabil. Hal ini merupakan ringkasan dari Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) per April 2024. &#8220;RDK menilai bahwa stabilitas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, KAREBAMAKASSAR.COM</strong> &#8212; Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kinerja sektor jasa keuangan di Indonesia terbilang stabil. Mengingat ada gejolak ekonomi yang terdampak dari memanasnya geopolitik global.</p>
<p>Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar mengatakan, kinerja tersebut masih terpantau stabil. Hal ini merupakan ringkasan dari Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) per April 2024.</p>
<p>&#8220;RDK menilai bahwa stabilitas sektor jasa keuangan nasional terjaga degan kinerja intermediasi yang kontributif,&#8221; ucap Mahendra dalam Konferensi Pers RDK Bulanan April 2024, Senin (13/5/2024).</p>
<p>Dia mengatakan, kondisi tersebut didukung oleh kondisi likuiditas yang memadai dan tingkat permodalan yang kuat. Meski, di tengah ketidakpastian global akibat ketegangan geopolitik.</p>
<p>&#8220;Serta trajectory penurunan inflasi yang berada di bawah ekspektasi pasar sehingga menimbulkan tekanan di pasar keuangan internasional,&#8221; ujar dia.</p>
<p>Dia menuturkan, PDB Amerika Serikat tumbuh melambat 1,6 persen secara kuartalan dibandingkan sebelumnya yang tumbuh 3,4 persen. Ini jadi penurunan terendah dalam 2 tahun terakhir.</p>
<p>Sementara itu, Bank Sentral Eropa (ECB) dan Bank Sentral Inggris (BOE), dihadapkan pada dilema antara pertumbuhan ekonomi yang rendah dan inflasi yang masih tinggi di kawasan eropa.</p>
<p>&#8220;Namun, pasar mengekspektasikan baik ECB maupun BOA akan memilih menurunkan suku bunga untuk mendorong ekonomi masing-masing,&#8221; kata dia.</p>
<p>Sementara itu, kinerja ekonomi Tiongkok dinilai berada di atas ekspektasi pasar. Meskipun hal tersebut masih dibayangi pelemahan permintaan domestik. Sehingga pemerintah Tiongkok cenderung masih menerapkan kebijakan fiskal dan moneter yang akomodatif.</p>
<p>Berbeda dengan kondisi internasional tadi, Mahendra menyebut inflasi inti mengalami peningkatan. Ini mengindikasikan pemulihan permintaan dalam periode pemilu dan bulan ramadan.</p>
<p>Sektor manufaktur juga mengalami peningkatan kinerja didorong oleh naiknya volume pesanan dan produksi baru. Penguatan tersebut terlihat dari peningkatan pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2024 menjadi 5,11 persen dari tahun ke tahun dibandingkan pertumbuhan pada kuartal IV-2023 sebesar 5,04 persen.</p>
<p>&#8220;Pertumbuhan terutama didorong oleh peningkatan konsumsi lembaga non profit yang melayani rumah tangga yang singkatannya LNPRT yang tumbuh 24,3 persen dan konsumsi pemerintah yang tumbuh 19,9 persen,&#8221; urainya.</p>
<p>&#8220;Ke depan perlu dicermati potensi normalisais pertumbuhan ekonomi seiring berakhirnya periode pemilu dan ramadan dan ditengah berlanjutnya normalisasi komoditas yang menekan pertumbuhan ekspor,&#8221; pungkasnya. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
