<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Lagi &#8211; Kareba Makassar</title>
	<atom:link href="https://www.karebamakassar.com/tag/lagi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.karebamakassar.com</link>
	<description>Situs Berita Terbaru &#38; Teraktual</description>
	<lastBuildDate>Wed, 19 Feb 2025 06:13:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.1</generator>

<image>
	<url>https://www.karebamakassar.com/wp-content/uploads/2024/02/favicon-150x150.png</url>
	<title>Lagi &#8211; Kareba Makassar</title>
	<link>https://www.karebamakassar.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Lagi, Empat Guru Besar Baru Unhas Dikukuhkan, Perkuat Keilmuan Berbagai Bidang</title>
		<link>https://www.karebamakassar.com/4650/lagi-empat-guru-besar-baru-unhas-dikukuhkan-perkuat-keilmuan-berbagai-bidang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Feb 2025 13:12:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Empat Guru Besar Baru Unhas Dikukuhkan]]></category>
		<category><![CDATA[Lagi]]></category>
		<category><![CDATA[Perkuat Keilmuan Berbagai Bidang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.karebamakassar.com/?p=4650</guid>

					<description><![CDATA[KAREBAMAKASSAR.COM &#8212; Universitas Hasanuddin menyelenggarakan Rapat Paripurna Senat Akademik terbatas dalam rangka upacara Penerimaan Jabatan Profesor empat guru besar baru pada Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan dan Fakultas Kedokteran. Rapat berlangsung mulai pukul 08.30 Wita di Ruang Senat Akademik Unhas, Lantai 2 Gedung Rektorat, Kampus Tamalanrea, Makassar, serta disiarkan secara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KAREBAMAKASSAR.COM</strong> &#8212; Universitas Hasanuddin menyelenggarakan Rapat Paripurna Senat Akademik terbatas dalam rangka upacara Penerimaan Jabatan Profesor empat guru besar baru pada Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan dan Fakultas Kedokteran. Rapat berlangsung mulai pukul 08.30 Wita di Ruang Senat Akademik Unhas, Lantai 2 Gedung Rektorat, Kampus Tamalanrea, Makassar, serta disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Senat Akademik Unhas, Selasa (18/02/2025).</p>
<p>Proses pengukuhan dihadiri oleh Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., Ketua, Sekretaris, dan Anggota Majelis Wali Amanat, Senat Akademik, Dewan Profesor. Tamu undangan diantaranya Rektor Unpad, Dekan Fisip UI dan jajajaran tamu penting lainnya beserta keluarga besar dari para guru besar yang dikukuhkan.</p>
<p>Adapun empat profesor baru yang dikukuhkan adalah:</p>
<p>1. Prof. Dr. Tasrifin Tahara, M.Si., Guru Besar Dalam Bidang Ilmu Antropologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, dengan nomor keanggotaan 558.<br />
2. Prof. Ir. Muhammad Iqbal Djawad, M.Sc., Ph.D., Guru besar dalam Bidang Fisiologi Lingkungan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, dengan nomor keanggotaan 559.<br />
3. Prof. dr. Muhammad Akbar, Ph.D., Sp.N., Subsp.NIIOO(K)., DFM., Guru besar dalam bidang Neurologi, Fakultas Kedokteran, dengan nomor keanggotaan 560<br />
4. Prof. dr. Habibah Setyawati Muhiddin, Sp.M (K)., Guru besar dalam bidang Vitreoretina, Fakultas Kedokteran, dengan nomor keanggotaan 561.</p>
<p>Rektor Unhas, Prof. JJ dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada empat Guru Besar yang baru saja dikukuhkan. Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan bukti dedikasi, kerja keras, dan kontribusi luar biasa dalam pengembangan ilmu pengetahuan serta kemajuan akademik di Unhas.</p>
<p>Sebagai institusi yang terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian, Unhas bangga atas bertambahnya jajaran guru besar yang akan semakin memperkuat peran universitas dalam mencetak generasi unggul dan memberikan solusi bagi tantangan masyarakat.</p>
<p>Dalam kesempatan ini, Prof JJ juga menyampaikan harapan agar para guru besar yang baru dikukuhkan dapat terus berkontribusi dalam pengembangan keilmuan, meningkatkan kolaborasi riset, serta memperluas jejaring akademik di tingkat nasional maupun internasional.</p>
<p>“Kami mengharapkan, para guru besar kitab isa membawa inovasi dan terobosan baru yang berdampak luas bagi masyarakat. Semakin semangat dalam mendorong pengembangan tridarma perguruan tinggi, memberikan kebermanfaatan melalui penelitian inovatif yang dilakukan, serta semangat untuk memajukan Unhas sebagai institusi pendidikan yang unggul dan berdaya saing global,” jelas Prof JJ.</p>
<p>Sebelumnya, masing-masing guru besar telah menyampaikan pidato penerimaan yang membahas bidang keahliannya.</p>
<p>Prof Tasrifin</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Prof Tasrifin menyampaikan pidatonya mengenai &#8220;Kebudayaan dan Kekuasaan : Pemikiran Antropologi Fase 3.0 untuk Masa Depan Kebudayaan di Indonesia&#8221;. Saat ini, antropologi berada di fase 3.0 yang menjadi keharusan antropologi hadir cita rasa baru yang berada pada kondisi yang neo-liberal. Antropologi harus eksis melayani pasar yang mengakumulasi kapital dan mengeksploitasi seluruh sumberdaya baik manusia ataupun alamnya.</p>
<p>Prof Tasrifin mengatakan, era digitalisasi yang semakin maju, karakter hubungan antara disrupsi teknologi dan kebudayaan dalam masyarakat menunjukkan bahwa identitas budaya terancam oleh apropriasi, dilusi dan dominasi budaya. Disrupsi teknologi yang telah membuka pintu bagi pertukaran budaya yang cepat dan luas mengancam identitas budaya. Budaya lokal seringkali terpinggirkan dan menghadapi risiko hilangnya identitas lokal karena dominasi budaya global yang mainstream.</p>
<p>&#8220;Wujud yang paling nyata adalah apropriasi budaya yang menegaskan suatu adopsi atau pemanfaatan kebudayaan oleh orang luar kebudayaan tanpa pemahaman makna dan penghargaan atas sejarah kebudayaan tersebut yang tidak jarang berisiko memuat kepentingan komersial atau politik, dilusi budaya yang merupakan proses mencairnya budaya akibat kontestasi dalam wacana media,&#8221;jelas Prof Tasrifin.</p>
<p>Namun, secara bersamaan adanya digitalisasi budaya memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi serta pengetahuan terkait suatu kebudayaan dengan cepat dan efisien, digitalisasi budaya memudahkan kelompok dalam melestarikan suatu kebudayaan.</p>
<p>Penting untuk melibatkan dan memberdayakan komunitas lokal dalam proses digitalisasi, mempromosikan keberagaman budaya, dan melindungi kekayaan budaya yang unik. Mengenali dan menghargai asal usul budaya, serta memastikan bahwa ekspresi budaya dihormati dan dilindungi merupakan langkah penting dalam membangun masyarakat yang inklusif dan adil secara budaya.</p>
<p>Prof Iqbal Djawad</p>
<p>Dalam pidato pengukuhannya, Prof Iqbal memberikan pandangannya tentang &#8220;Fisiologi Lingkungan, Bioenergetika dan Stresor : Tantangan yang Dihadapi Akuakultur&#8221; yang secara umum mengeksplorasi bagaimana berbagai faktor lingkungan mempengaruhi perkembangan dan kelangsungan hidup organisme akuakultur, serta bagaimana prinsip bioenergetika dapat diterapkan untuk meningkatkan efisiensi pakan dan pertumbuhan ikan.</p>
<p>Untuk meningkatkan akuakultur, penting untuk memahami fisiologi lingkungan dan bioenergetika yang merupakan disiplin ilmu yang saling berhubungan dan sangat penting bagi keberhasilan akuakultur. Dengan memanfaatkan prinsip prinsip dari kedua bidang ilmu ini, akuakultur dimasa depan dapat menjadi lebih efisien, berkelanjutan dan mampu memenuhi kebutuhan sumber protein tanpa mengorbankan kesehatan ekosistem akuatik</p>
<p>&#8220;Selama beberapa dekade terakhir, terlihat bahwa peningkatan jumlah studi yang mencirikan respons fisiologi dan stress pada organisme akuakultur yang terus berkembang pesat. Beberapa spesies penting dari ikan budidaya ekonomis penting memiliki potensi besar untuk akuakultur. Sayangnya, kurangnya biomarker terkait stress dalam takson masih menjadi hambatan untuk mengevaluasi kondisi pemeliharaan,&#8221; jelas Prof Iqbal.</p>
<p>Prof Muhammad Akbar</p>
<p>Prof Akbar menyampaikan orasi mengenai “Tantangan Dan Peluang Pengobatan Masa Depan Di Bidang Neurologi”. Pada kesempatan tersebut, Prof Akbar menjelaskan penyakit neurologi merupakan masalah kesehatan utama di tingkat nasional dan global dan merupakan kontributor terbesar angka kecacatan global dan kontributor terbesar kedua terhadap angka kematian global, sehingga merupakan tantangan kesehatan masyarakat di seluruh dunia.</p>
<p>Salah satu prioritas lain dalam manajemen penyakit- penyakit neurologi adalah pengembangan pendekatan terapi inovatif untuk menjawab berbagai tantangan dalam penyakit- penyakit yang kompleks. Permasalahan manajemen penyakit neurologi didasari atas kompleksnya fisiologi sistem saraf, patomekanisme penyakit itu sendiri, ditambah dengan akibat dari interaksi genetik maupun lingkungan.</p>
<p>Drug Discovery tidak akan pernah berhenti selagi demand untuk menutupi therapeutic gap masih ada. Oleh karena itu, salah satu tantangan utama dalam pengembangan obat adalah menggabungkan pendekatan biomedik, bioinformatik, serta neurologi klinis untuk pengembangan senyawa obat maupun untuk modelling penelitian. Untuk mengawal penerapan neuro-farmakologi yang optimal, maka tidak cukup hanya dari optimalisasi pengembangan obat atau terapi saja. Namun perlu juga tinjauan menyeluruh terhadap populasi, bukan hanya dari aspek lingkungan tetapi juga molecular profiling seperti karakterisasi genotype yang high-risk terhadap respon terapi sub-optimal.</p>
<p>“Kunci untuk menjawab tantangan ini adalah sumber daya, baik dari sumber daya manusia maupun fasilitas penelitian dan manajemen big data. Saat ini sudah dapat dilihat langkah awal untuk implementasi di Indonesia. Kita bisa melihat upaya pendirian organisasi seperti Perhimpunan Genetika Manusia Indonesia (PaGMI)/Indonesian Society of Human Genetics (INASHG) dan semakin berkembangnya profiling etnik untuk mencari genotipe high-risk terhadap reaksi obat tidak optimal di beberapa institusi riset dan pendidikan tinggi di Indonesia,” jelas Prof Akbar.</p>
<p>Prof Habibah</p>
<p>Pada kesempatan yang sama, Prof Habibah memberikan penjelasan tentang &#8220;Upaya Pencegahan Kebutaan Akibat Diabetik Retinopati dalam Menghadapi Bonus Demografi&#8221;. Kebutaan akibat gangguan retina meningkat terutama akibat komplikasi diabetes mellitus (DM).</p>
<p>Prevalensi DM saat ini di dunia dilaporkan mencapai 10.1%, di Indonesia mencapai 9.19%, DM yang tidak ditangani dengan baik dapat menimbulkan komplikasi antara lain stroke, gangguan kardiovaskular, gangguan ginjal dan retinopati. Diperkirakan, sepertiga dari total pasien DM akan menderita Retinopati Diabetik (RD) dan sepertiga dari kelompok itu mengalami vision threatening bila tidak dilakukan tindakan pencegahan.</p>
<p>Prof Habibah menjelaskan, peningkatan kadar gula darah akan menyebabkan perubahan biokimia pada sel, baik pada retina maupun pembulu darah. Sehingga, dapat menimbulkan stress oksidatif, kebocoran dinding pembuluh darah, tersumbatnya aliran pembuluh darah, reaksi inflamasi, dan bahkan kematian sel.</p>
<p>“Tatalaksana pencegahan terjadinya RD atau pencegahan RD atau pencegahan progresivitas harus dilakukan dari hulu yaitu control ketat DM, tekanan darah dan kolesterol yang seringh timbul bersamaan. Kontrol factor resiko dan pengaturan nutrisi juga menjadi esensial dalam hal pencegahan retinopati diabetic,” jelas Prof Habibah.</p>
<p>Skrining suplementasi antioksida dianjurkan untuk menekan stress oksidatif yang dapat terjadi di seluruh bagian tubuh termasuk mata. Skrining RD harus dilakukan sesuai dengan yang dianjurkan oleh AAO, RCO atau skrining retina dianjurkan paling sedikit satu tahun sekali agar dapat diberikan terapi yang tepat dan segera walaupun belum ditemukan keluhan penglihatan.</p>
<p>Kegiatan Rapat Paripurna Senat Akademik dalam rangka Upacara Penerimaan Jabatan Guru Besar berlangsung lancar dan hikmat hingga pukul 11.30 Wita.(*)</p>
<p>Kepala Humas Unhas</p>
<p>Ahmad Bahar</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lagi, 28 Mahasiswa Unhas Ikuti Program KKN Internasional di Malaysia</title>
		<link>https://www.karebamakassar.com/4237/lagi-28-mahasiswa-unhas-ikuti-program-kkn-internasional-di-malaysia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Jan 2025 09:54:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[28 Mahasiswa Unhas Ikuti Program KKN Internasional di Malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[Lagi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.karebamakassar.com/?p=4237</guid>

					<description><![CDATA[KAREBAMAKASSAR.COM &#8212; Universitas Hasanuddin kembali mengadakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) internasional di Kedutaan Besar Republik Indonesia Kuala Lumpur, Malaysia. Pelepasan 28 mahasiswa KKN Gelombang 113 ini secara resmi dilakukan Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof. drg. Muhammad Ruslin, M.Kes., Ph.D., Sp.BM (K), pada pukul 08.30 Wita, di Lounge Lantai 8, Gedung Rektorat Unhas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KAREBAMAKASSAR.COM</strong> &#8212; Universitas Hasanuddin kembali mengadakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) internasional di Kedutaan Besar Republik Indonesia Kuala Lumpur, Malaysia. Pelepasan 28 mahasiswa KKN Gelombang 113 ini secara resmi dilakukan Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof. drg. Muhammad Ruslin, M.Kes., Ph.D., Sp.BM (K), pada pukul 08.30 Wita, di Lounge Lantai 8, Gedung Rektorat Unhas Tamalanrea Makassar, Kamis (09/01/2025).</p>
<p>Direktur Transformasi Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran (Transdiva) Sahrianti Saad, S.Hut., M.Sc., Ph.D, menjelaskan program KKN Internasional merupakan kesempatan bagi mahasiswa untuk tidak hanya mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh, tetapi juga untuk memahami budaya lain dan memperkuat soft skills yang dibutuhkan di era globalisasi seperti saat ini.</p>
<p>Lebih lanjut, Sahrianti menambahkan secara berkelanjutan Direktorat Transdiva terus memperluas kemitraan guna mendukung pelaksaan program KKN. Sehingga, pelaksanaan kegiatan tidak hanya berpusat pada negara negara yang sudah ada, tetapi terbuka untuk melakukan program pengabdian kepada negara lainnya. Kedepan, upaya perluasan untuk pelaksanaan KKN internasional akan terus dilakukan Unhas.</p>
<p>“Kegiatan ini diikuti oleh 28 mahasiswa yang berasal dari berbagai fakultas di Unhas ini nantinya akan disebar di 8 lokasi sanggar belajar yang dikelola oleh Kedutaan RI di Kuala Lumpur. Kami mengharapkan, para peserta bisa mengemban amanah ini sebaik-baiknya dan tetap menjaga nama baik institusi dan almamater tercinta,” jelas Sahrianti.</p>
<p>Sementara, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswan Unhas, Prof. Ruslin menjelaskan, secara berkelanjutan Unhas terus memaksimalkan peningkatan kapasistas mahasiswa melalui berbagai ruang pembelajaran. Dirinya menuturkan, pelaksanaan KKN pada dasarnya menjadi awal pembelajaran yang memberikan dampak positif kepada mahasiswa. Sebagai mahasiswa, sebelum menjalankan fungsi dan perannya kepada masyarakat, terlebih dahulu diisi dengan proses keilmuan.</p>
<p>Prof Ruslin menambahkan, ini merupakan kesempatan besar bagi mahasiswa untuk mencari pengalaman secara global. Tidak hanya itu, dirinya juga berpesan kepada para mahasiswa Unhas untuk mampu menjadi contoh dan menjadi duta terbaik Unhas, menjadi mahasiswa yang mampu menjaga nama baik institusi dan almamater.</p>
<p>“Kalian adalah duta Unhas yang membawa misi pengabdian, inovasi, dan kolaborasi. Manfaatkan pengalaman ini untuk membangun jejaring dan memperkuat kompetensi diri,” jelas Prof Ruslin.</p>
<p>28 Mahasiswa yang mengikuti program KKN Internasional di Malaysia dijadwalkan akan berangkat pada Sabtu (11/01/2025). Selama kurang lebih 29 hari, para peserta akan melaksanakan berbagai kegiatan yang relevan dengan kebutuhan dimana mahasiswa melakukan KKN.</p>
<p>Seluruh rangkaian pelepasan mahasiswa program KKN Internasional di Malaysia untuk gelombang 113 berlangsung lancar hingga pukul 09.30 Wita. (*)</p>
<p>Kepala Humas Unhas</p>
<p>Ahmad Bahar</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lagi, Unhas Cetak Empat Guru Besar Baru dari Fakultas Ekonomi dan Fakultas Ilmu Budaya</title>
		<link>https://www.karebamakassar.com/4093/lagi-unhas-cetak-empat-guru-besar-baru-dari-fakultas-ekonomi-dan-fakultas-ilmu-budaya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Dec 2024 12:28:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Lagi]]></category>
		<category><![CDATA[Unhas Cetak Empat Guru Besar Baru dari Fakultas Ekonomi dan Fakultas Ilmu Budaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.karebamakassar.com/?p=4093</guid>

					<description><![CDATA[KAREBAMAKASSAR.COM &#8212; Universitas Hasanuddin kembali menyelenggarakan Rapat Paripurna Senat Akademik dalam rangka upacara penerimaan empat guru besar baru yang berasal dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) serta Fakultas Ilmu Budaya (FIB). Upacara penerimaan jabatan guru besar berlangsung mulai pukul 08.30 WITA di Ruang Senat Akademik, Lantai 2 Gedung Rektorat, Kampus Unhas Tamalanrea, Makassar, Selasa (24/12/2024), [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KAREBAMAKASSAR.COM</strong> &#8212; Universitas Hasanuddin kembali menyelenggarakan Rapat Paripurna Senat Akademik dalam rangka upacara penerimaan empat guru besar baru yang berasal dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) serta Fakultas Ilmu Budaya (FIB). Upacara penerimaan jabatan guru besar berlangsung mulai pukul 08.30 WITA di Ruang Senat Akademik, Lantai 2 Gedung Rektorat, Kampus Unhas Tamalanrea, Makassar, Selasa (24/12/2024), dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube Senat Akademik Unhas.</p>
<p>Proses pengukuhan dihadiri Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., Ketua, Sekretaris, dan Anggota Senat Akademik, Dewan Guru Besar, tamu undangan, serta keluarga besar dari para guru besar yang dikukuhkan.</p>
<p>Keempat guru besar yang dikukuhkan adalah:</p>
<p>Fakultas Ekonomi dan Bisnis<br />
1. Prof. Mursalim Nohong, S.E., M.Si., CWM – Guru Besar Bidang Ilmu Manajemen Keuangan, yang dikukuhkan sebagai guru besar Unhas ke-542<br />
2. Prof. Dr. Abd. Rahman R., S.E., M.Si. – Guru Besar Bidang Ilmu Ekonomi Regional, yang dikukuhkan sebagai guru besar Unhas ke-543.<br />
3. Prof. Dr. Maat Pono, S.E., M.Si. – Guru Besar Bidang Ilmu Manajemen Operasional, yang dikukuhkan sebagai guru besar Unhas ke-544.</p>
<p>Fakultas Ilmu Budaya<br />
1. Prof. Nasmilah, S.I.P., TESL, M.Hum., Ph.D. – Guru Besar Bidang Ilmu Pengajaran Bahasa Inggris, yang dikukuhkan sebagai guru besar Unhas ke-545.</p>
<p>Rektor Unhas, Prof. Jamaluddin Jompa (Prof. JJ), dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat atas pencapaian ini. Ia menekankan bahwa penambahan jumlah guru besar mencerminkan komitmen Unhas untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan tinggi dan memperkuat kontribusi universitas dalam menjawab tantangan global.</p>
<p>&#8220;Pengukuhan guru besar ini bukan hanya bentuk pengakuan atas capaian akademik tertinggi, tetapi juga tanggung jawab besar untuk terus berkontribusi bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan pengabdian kepada masyarakat. Kami percaya bahwa guru besar yang baru dikukuhkan ini akan membawa Unhas semakin dekat dengan visi menjadi universitas kelas dunia,&#8221; ujar Prof. JJ.</p>
<p>Sebelum prosesi pengukuhan, keempat guru besar telah menyampaikan pidato ilmiah yang membahas bidang keahliannya masing-masing, sebagai berikut:</p>
<p>Prof. Mursalim Nohong, S.E., M.Si., CWM</p>
<p>Pidato pengukuhan berjudul “Green Financial Management: Pathways to Sustainable Competitive Advantage” membahas pentingnya Manajemen Keuangan Hijau (Green Financial Management), yakni konsep dan praktik yang mengintegrasikan pertimbangan lingkungan dalam pengambilan keputusan keuangan perusahaan dan institusi keuangan.</p>
<p>“Green Financial Management telah berkembang pesat dalam beberapa dekade terakhir. Konsep ini mencerminkan pentingnya kesadaran dan komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan, kelayakan ekonomi jangka panjang, serta tanggung jawab sosial,” ungkap Prof. Mursalim.</p>
<p>Prof. Dr. Abd. Rahman R., S.E., M.Si.</p>
<p>Pidatonya yang berjudul “Pusat Pertumbuhan Ekonomi Wilayah dalam Perspektif Konsep Integrasi” menyoroti pentingnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi regional sebagai strategi untuk mengatasi ketimpangan wilayah.</p>
<p>“Konsep integrasi menjadi landasan utama untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Kolaborasi antara pemerintah, swasta, masyarakat, perguruan tinggi, dan lembaga riset adalah kunci untuk mencapai tujuan ini,” jelas Prof. Rahman.</p>
<p>Prof. Dr. Maat Pono, S.E., M.Si</p>
<p>Pidato dengan tema “Transformasi Operasional UKM dalam Meningkatkan Daya Saing di Era Ekonomi Digital” membahas peran strategis UKM sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia.</p>
<p>“Di era ekonomi digital, daya saing menjadi elemen kunci bagi kelangsungan UKM. Adaptasi terhadap digitalisasi membuka peluang besar bagi UKM untuk memperluas pasar, meningkatkan efisiensi operasional, dan bersaing di tingkat nasional maupun global,” ungkap Prof. Maat.</p>
<p>Prof. Nasmilah, S.I.P., TESL, M.Hum., Ph.D.</p>
<p>Pidato berjudul “Bahasa Inggris dalam Perspektif Pedagogi: Peranan, Tantangan, dan Peluang di Era Globalisasi” menyoroti tantangan dalam pembelajaran Bahasa Inggris di Indonesia.</p>
<p>“Bahasa Inggris sebagai bahasa asing di Indonesia menghadirkan kendala tersendiri dalam proses akuisisi. Diperlukan kebijakan strategis untuk meningkatkan penguasaan Bahasa Inggris, seperti program total immersion, penyesuaian kurikulum, serta pelatihan berkelanjutan bagi siswa sejak tingkat dasar hingga menengah,” jelas Prof. Nasmilah.</p>
<p>Acara ini menandai pencapaian penting dalam peningkatan kualitas akademik Universitas Hasanuddin, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kontribusi Unhas di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.(*)</p>
<p>Kepala Humas Unhas</p>
<p>Ahmad Bahar</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lagi, Mahasiswa Unhas Raih Medali Perak Cabor Layar di PON Aceh-Sumut</title>
		<link>https://www.karebamakassar.com/3627/lagi-mahasiswa-unhas-raih-medali-perak-cabor-layar-di-pon-aceh-sumut/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Sep 2024 05:00:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Lagi]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa Unhas Raih Medali Perak Cabor Layar di PON Aceh-Sumut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.karebamakassar.com/?p=3627</guid>

					<description><![CDATA[KAREBAMAKASSAR.COM &#8212; Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas). Zhabrina Al Jauziyah, mahasiswa Fakultas Teknik jurusan Teknik Pengembangan Wilayah Kota, berhasil meraih medali perak pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 yang berlangsung di Aceh-Sumut. Zhabrina tampil gemilang di cabang olahraga layar, menorehkan pencapaian yang mengharumkan nama Unhas dan Provinsi Sulawesi Selatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KAREBAMAKASSAR.COM</strong> &#8212; Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas). Zhabrina Al Jauziyah, mahasiswa Fakultas Teknik jurusan Teknik Pengembangan Wilayah Kota, berhasil meraih medali perak pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 yang berlangsung di Aceh-Sumut.</p>
<p>Zhabrina tampil gemilang di cabang olahraga layar, menorehkan pencapaian yang mengharumkan nama Unhas dan Provinsi Sulawesi Selatan di kancah nasional.</p>
<p>Keberhasilan Zhabrina melengkapi torehan prestasi mahasiswa Unhas lainnya dalam PON XXI. Sebelumnya, mahasiswa Unhas juga menyumbangkan dua medali perak untuk Sulawesi Selatan di cabang olahraga renang.</p>
<p>Medali perak pertama diraih di nomor renang solo putri, dan yang kedua diraih di cabang renang artistik duet. Prestasi ini menambah kebanggaan dan kontribusi nyata mahasiswa Unhas dalam dunia olahraga nasional.</p>
<p>Direktur Kemahasiswaan Unhas, Abdullah Sanusi, Ph.D., turut mengapresiasi pencapaian mahasiswa Unhas di ajang olahraga nasional ini.</p>
<p>“Kami sangat bangga dengan prestasi yang diraih oleh Zhabrina dan mahasiswa Unhas lainnya di PON XXI. Ini menunjukkan bahwa mahasiswa Unhas tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga mampu berprestasi di level nasional dalam bidang olahraga. Kami akan terus mendukung pengembangan bakat dan minat mahasiswa agar mereka dapat mengharumkan nama kampus dan Sulawesi Selatan,” ujar Abdullah Sanusi kepada Humas Unhas, Rabu (18/9).</p>
<p>Sebagai mahasiswa Teknik Pengembangan Wilayah Kota, Zhabrina mampu menunjukkan kemampuan luar biasa tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga di arena olahraga.</p>
<p>Prestasi yang diraihnya di cabang olahraga layar ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa Unhas lainnya untuk terus mengembangkan potensi di berbagai bidang, baik akademik maupun non-akademik.</p>
<p>Pencapaian mahasiswa Unhas di PON XXI semakin menegaskan komitmen Unhas dalam mendukung pengembangan bakat dan minat mahasiswanya, baik di bidang olahraga maupun prestasi-prestasi lainnya yang mengharumkan nama kampus dan bangsa di berbagai level kompetisi.(*)</p>
<p>Kepala Humas Unhas</p>
<p>Ahmad Bahar</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lagi, 5 Prodi di Unhas Jalani Proses Akreditasi Internasional FIBAA</title>
		<link>https://www.karebamakassar.com/3154/lagi-5-prodi-di-unhas-jalani-proses-akreditasi-internasional-fibaa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Jul 2024 08:37:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[5 Prodi di Unhas Jalani Proses Akreditasi Internasional FIBAA]]></category>
		<category><![CDATA[Lagi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.karebamakassar.com/?p=3154</guid>

					<description><![CDATA[KAREBAMAKASSAR.COM &#8212; Lima Program Studi di Universitas Hasanuddin menjalani proses visitasi akreditasi internasional FIBAA (Foundation for International Business Administration Accreditation). Pembukaan berlangsung mulai pukul 14.00 Wita di Ruang Senat Lantai 2, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Kampus Unhas Tamalanrea, Makassar, dan terhubung secara virtual melalui aplikasi zoom meeting, Selasa (02/07). Adapun lima prodi tersebut adalah S1 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KAREBAMAKASSAR.COM</strong> &#8212; Lima Program Studi di Universitas Hasanuddin menjalani proses visitasi akreditasi internasional FIBAA (Foundation for International Business Administration Accreditation). Pembukaan berlangsung mulai pukul 14.00 Wita di Ruang Senat Lantai 2, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Kampus Unhas Tamalanrea, Makassar, dan terhubung secara virtual melalui aplikasi zoom meeting, Selasa (02/07).</p>
<p>Adapun lima prodi tersebut adalah S1 Manajemen, S1 Akuntansi, S1 Agribisnis, S2 Manajemen, S2 Manajemen Sains. Para assessor yang terlibat diantaranya :</p>
<p>1. Prof. Dr. Jurgen Gabriel (Professor Emeritus of Business Administration and Tecjnology Management)<br />
2. Prof. Dr. Rainer Kuhl (Giessen University)<br />
3. Prof. Dr. Anke Mubig (University of Luxembourg)<br />
4. Riitta Ahlholm (Fountain Park Oy)<br />
5. Prof. Suryo Budi Santoso (University of Muhammadiyah Purwokerto)<br />
6. Jan Oliver Britz (Accadis University Bad Homburg).</p>
<p>Rektor Unhas Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada para assessor FIBAA. Prof JJ memberikan gambaran tentang berbagai capaian Unhas. Dirinya mengatakan, sebagai perguruan tinggi, Unhas secara berkelanjutan terus melakukan proses optimalisasi dalam berbagai bidang, termasuk peningkatan kualitas mutu pendidikan, salah satunya dengan mendorong prodi untuk akreditasi internasional.</p>
<p>Lebih lanjut, Prof JJ menuturkan Unhas secara optimal memfasilitasi dan memberdayakan semua prodi mendapatkan pengakuan nasional maupun internasional melalui beberapa langkah strategis. Menurutnya, proses asesment akreditasi ini merupakan komitmen Unhas untuk terus meningkatkan kualitas diri. Melalui saran dan masukan yang nantinya diperoleh dari para asesor, dirinya mengharapkan bisa semakin memperkuat Unhas untuk terus mengambil bagian dalam mendorong Indonesia maju melalui ketersediaan lulusan berdaya saing.</p>
<p>“Sebagai PTN terbesar dengan berbagai capaian tidak hanya di bagian Timur Indonesia, Unhas perlu melakukan kolaborasi yang baik dengan para mitra strategis agar kebermanfaatan Unhas sebagai lembaga pendidikan tinggi bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat. Saran dan masukan yang nantinya diberikan akan memperkaya Unhas, sekaligus menjadi penyemangat bagi Unhas untuk terus meningkatkan kualitasnya,” jelas Prof JJ.</p>
<p>Usai pembukaan dari pimpinan Universitas, kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dari para asesor FIBAA. Secara umum, para asesor memberikan pertanyaan ke masing-masing prodi terkait proses pembelajaran, fasilitas sarana prasarana, penjaminan mutu, serta capaian Unhas secara umum.</p>
<p>Pembukaan asesmen FIBAA berlangsung lancar hingga pukul 15.30 Wita dan dilanjutkan dengan proses asesmen pada masing-masing prodi. Proses asesmen dijadwalkan berlangsung hingga Kamis (04/07).(*)</p>
<p>Kepala Humas Unhas</p>
<p>Ahmad Bahar</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
